Friday, February 26, 2010

salam maulidur Rasul 1431H


Kau masih tersenyum mengubat lara

Selindung serita yang kau rasa

Senyuman yang menteteramkan jiwa

Setiap insan yang kebimbangan

Hakikatnya tak tertanggung lagi derita

Dipangkuan isterimu Humaira’

Menunggu saat ketikanya

Diangkat rohmu bertemu yang Esa

Tangan dicelup di bejana air

Kau sapu dimuka mengurangkan pedih

Beralun zikir menutur kasih

Pada umat dan akhirat

Dan tibalah waktu ajal bertamu

Penuh ketenangan jiwamu berlalu

Linangan air mata syahdu

Iringi pemergianmu

Oh sukarnya untuk umat menerima

Bahkan payah untuk Umar mempercaya

Tetapi umat merelakan jua

Bahawa manusiakan mati akhirnya

Tak terlafaz kata mengungkap hiba

Gerhanalah seluruh semesta

Walaupun kau telah tiada

Bersemarak cintamu selamanya

Ya Rasulullah Kau tinggalkan kami warisan yang abadi

Dan bersaksilah sesungguhnya kami merinduimu...


No comments:

Post a Comment